© 2019  GIC
 

Kabar

Mengabarkan  liputan media di setiap kegiatan Gerakan Islam Cinta (GIC). GIC dideklarasikan oleh 40 tokoh Muslim Indonesia pada tahun 2012 di Jakarta. GIC adalah respon kaum Muslim moderat terhadap fenomena intoleransi dan radikalisme yang mengatasnamakan agama. GIC terbuka bagi siapapun bagi yang percaya bahwa Islam adalah agama cinta, damai dan kasih sayang.

Islam Cinta

Bukan Agama Kalau Bukan Cinta

Sebetulnya semua agama, bukan hanya Islam, alpha-omega nya itu Cinta. Bermula dari cinta dan berakhir pada cinta. Di antara awal dan akhirnya cinta semua. Dan bukan agama, kalau bukan cinta. Dalam Islam itu ada hadits nya, dikatakan ‘Agama itu cinta, dan cinta itu agama’.

Pemikiran Ibn' Arabi di Bedah

Ibn Arabi (1165-1240) merupakan salah satu filsuf Muslim terbesar di dunia. Filsuf asal Spanyol ini dikenal memiliki bahasa yang simbolis, paradoks, dan tidak mudah dipahami. Salah satu karyanya ialah al-Futuhat al-Makkiyah. Keindahan bahasanya yang khas seakan mampu menyihir pembaca untuk mencintai karya-karya dan pemikirannya.

Apresiasi masyarakat Indonesia pada karya sastra

Cendekiawan muslim Komaruddin Hidayat menilaiapresiasi masyarakat Indonesia pada karya sastra saat ini cenderung rendah. "Dalam kajian antropologis, masyarakat di Nusantara sebenarnya mempunyai apresiasi yang tinggi pada karya seni termasuk sastra. Namun, sekarang cenderung menurun karena pengaruh modernisasi matrealistik,"

Please reload

Radikalisme Berpangkal pada Ketidakadilan

"Untuk menumbuhkan budaya cinta, butuh 'lahan' yang harus ditata," kata Komaruddin. Ia menggambarkan lahan sebagai kepastian hukum dan keadilan yang harus diusahakan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat ataupun baik Islam maupun agama lain.

Jangan Pertentangkan Agama dan Negara

"Negara dalam hukum publik tidak menjalankan hukum agama, karena harus mengayomi seluruh elemen masyarakat. Tapi, dalam hukum privat, hukum Islam itu sebenarnya sudah berlaku tanpa harus dinyatakan secara eksplisit," ujar Mahfud.

Bentengi Pelajar dari Radikalisme, Maarif Institute bekerjasama dengan Gerakan Islam Cinta Gelar Pesantren Jurnalistik Ramadhan

Pesantren Jurnalistik ini diikuti 30 pelajar aktivis Rohis dari berbagai daerah di Pulau Jawa, melalui sebuah proses perekrutan selektif dan penjaringan peserta yang tersasar. Beberapa daerah tersebut diantaranya adalah DKI Jakarta, Pandeglang, Garut, Tasikmalaya, Surakarta, Yogyakarta, Temanggung, dan Surabaya.

Please reload

Gerakan Islam Cinta Damai Terus Dibangun

Munculnya radikalisme dengan mengatasnamakan Islam memicu keprihatinan para tokoh Islam di Indonesia. Upaya membangun gerakan islam damai pun terus dilakukan banyak kalangan. 

Kedatangan Grand Syeikh Al- Azhar Mesir Prof Ahmad Muhammad Al-Thayyib ke Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim salah satunya dimanfaatkan untuk mengelorakan gerakan islam damai. Berbagai acara diskusi maupun ekspresi budaya mengiringgi kedatangan tokoh Islam Suni tersebut. Ahmad Muhammad Al- Thayyib dalam kesempatan itu juga menerima gelar doctor honoris causa (HC) dari UIN Maulana Ibrahim. 

Modal Sosial Menghadapi Gerakan Intoleran di Jawa Barat

Jawa Barat adalah provinsi dengan kasus intoleran tertinggi di Indonesia, khususnya selama delapan tahun terakhir.

Terobosan Makassar Menuju Kota Welas Asih

Kota Welas Asih atau Compassionate City merupakan sebuah kota yang berkomitmen membuat rencana konkret untuk membawa prinsip-prinsip kasih sayang dalam setiap aspek kehidupan masyarakatnya.

Islam adalah Cinta

Umat Islam harus mengubah citra Islam yang penuh kekerasan menjadi Islam yang toleran dan damai. Untuk itu kita ingin Islam yang berkembang di Indonesia adalah Islam yang inklusif, menghargai perbedaan, dan rahmatan lil alamin.

Membendung Radikalisme dengan Islam Cinta

Inti dari ajaran Islam sendiri adalah cinta, banyak orang yang lupa mengenai hal tersebut. Cinta sendiri bukanlah barang baru, tapi memang otentik ajaran dalam Islam. Sedangkan muslim sejati adalah mereka yang mencintai Allah dan dicintai Allah.

Gerakan Islam Cinta - at The Movies

Naskah cerita film juga secara cerdas menyelipkan banyak isu-isu sosial yang berkenaan dengan “toleransi” dan “diskriminasi” – yang sepertinya memang akan kerap disajikan pada setiap film-film yang diproduksi dalam Gerakan Islam Cinta dan Indonesia Tanpa Diskriminasi – guna menjadikan jalan cerita Mencari Hilal semakin kuat dan seringkali terasa emosional.

Gerakan Islam Cinta Mengajak Netizen Untuk Lebih Kritis

Menanggapi fenomena munculnya konflik yang ada di dunia maya oleh beberapa golongan akibat efek dari kebebasan berpendapat. Gerakan Islam  Cinta hadir untuk mengajak para netizen agar tidak menyebarkan informasi yang memecah belah dan bersikap kritis serta bijak terhadap informasi yang diterima.d News Story here

Gerakan Islam Cinta; Kembali ke Arti Islam Sesungguhnya

“Salah satu dosa terbesar adalah membiarkan kedzoliman, dan itu yang dilakukan oleh mayoritas umat Islam di Indonesia dan dunia, ketika sekelompok oknum yang berhaluan garis keras berulah hingga Islam di benci”, ujar Sekertaris Gerakan Islam Cinta, Irfan Amalee pada program talkshow Agama dan Masyarakat yang disiarkan di Radio KBR, Utan Kayu, Jakarta Timur.

Bersama Gerakan Islam Cinta, Hanung Bramantyo Produseri 4 Film Religi

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak cara untuk menebar kebaikan. Seperti yang dilakukan sutradara Hanung Bramantyo, melalui Gerakan Islam Cinta, sutradara film "Hijab" itu mencoba untuk memaparkan keindahan Islam sebagai agama yang cinta damai dan mengasihi sesama.

Tasawuf, Mencari Cinta yang Hilang

 'Gerakan Islam Cinta' ini, semangat dan nilai tasawuf yang kami bawa berbeda dengan pemahaman awam terhadap tasawuf pada masa sebelumnya, misalnya masa 70-an hingga 90-an. Kami ingin menggagas tasawuf sebagai gerakan sosial yang muaranya kemaslahatan umat selaku makhuk Allah yang mahapengasih dan penyayang itu.

Please reload

Kembangkan Ajaran Agama yang Ramah

Gerakan Islam Cinta digelar untuk mengubah pandangan kebanyakan orang terhadap Islam dari pemahaman keagamaan yang kasar dan keras menjadi ramah. Salah satu gerakannya diwujudkan dengan memberikan pemahaman yang mengutamakan cinta kepada para guru agama Islam dan pendakwah.

UIN Jakarta Gelar Festival Islam Cinta

Islam yang penuh cinta kini lebih sering dicitrakan negatif. Suara damai jarang disuarakan, sementara deru bedil nyaring terdengar. Nada-nada cinta inilah yang disuarakan sejumlah tokoh Muslim dalam Festival Islam Cinta yang digelar Rabu (3/6) di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. 

Rumi Ajarkan Cinta via Puisi

Cinta adalah sebuah pengertian yang selama berabad-abad tak kunjung diselesaikan maknanya. Sebuah kata yang abstrak dan membingungkan. Kata yang menyimpan misteri kebahagiaan sekaligus kehancuran bagi penyanjungnya. Bagi Rumi, cinta adalah ”laut ketiadaan”. 

Alwi Shihab: Inti Ajaran Islam adalah Cinta

Deklarator Gerakan Islam Cinta, Alwi Shihab mengungkapkan, jika cinta adalah ajaran otentik dalam Islam. Agama Islam yang diharapkan untuk tumbuh berkembang di Indonesia adalah ajaran yang ramah, bukan marah.

Please reload

Islam Cinta

Sejak didirikan pertama kali, GIC terbuka, menaungi dan diisi oleh hampir seluruh elemen umat dan tokoh Muslim Indonesia yang meyakini Islam sebagai agama Cinta. Sehingga, dalam pencetusannya, tokoh dari berbagai madzhab, ormas Islam, aliran pemikiran, dan latar belakang turut mengisi dan mendukungnya. 

Dian Sastro: Film Mencari Hilal Suguhkan Keindahan secara Perasaan

Film ini menurut Dian berhasil menyentuh perasaannya tanpa adanya suguhan aktris cantik yang biasanya digunakan sebagai pemanis gambar. Dian menganjurkan masyarakat Indonesia untuk menonton film tersebut. dian mengaku bangga karen Indonesia akhirnya membuat film religi yang menurutnya indah itu. 

Film "Mencari Hilal" Ajarkan Hormati Perbedaan

"Solusi dari perbedaan adalah menerima perbedaan itu." Film yang pengambilan gambarnya berlangsung di berbagai tempat di Jogjakarta itu merupakan salah satu karya dari Gerakan Islam Cinta 

Please reload

Beli Buku dengan Senyum, Program Literasi ala GIC

generasi milenial memiliki semangat perubahan yang luar biasa. Lewat kegiatan ini, Gerakan Islam Cinta mengajak milenial Bandung untuk bersama-sama melakukan perubahan yang lebih baik dan bermanfaat.

"Jika generasi muda memiliki kemampuan literasi yang baik, maka tidak akan mudah tergoda dan terbujuk ideologi radikal dan ekstrem," tegas Eddy.

Gerakan Islam Cinta Tawarkan Solusi Keberagaman

dunia maya bak mimbar bebas. Alih-alih menyuburkan persahabatan dan menyebarkan kasih sayang antar sesama, media sosial justru menjadi pemecah belah.Hal itu bisa terjadi karena masyarakat tidak lagi bersikap kritis dalam menerima informasi lantas begitu saja menyebarkan informasi melalui sosial media yang berada dalam genggaman tangan mereka.

Menebar Damai dengan Cinta

Gusdurian Malang sebagai salah satu komunitas berbasis nilai turut memeriahkan festival islam cinta di Uin Malang tahun ini. ere

Gerakan Islam Cinta

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (kanan) dan Cendekiawan Islam Alwi Shihab (kedua kanan) dan Tokoh Pers Senior Parni Hadi (ketiga kanan) menghadiri Gerakan Islam Cinta 2015 di Jakarta, Selasa (20/1). Gerakan tersebut merupakan upaya mensosialisasikan ajaran-ajaran Islam yang penuh cinta dan kasih sayang. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean).

Gerakan Islam Cinta Hadir di Kota Malang

Melihat radikalisme, kebencian, dan kekerasan bermotif agama sudah muncul di Indonesia sehingga menjadi ancaman yang serius bagi keutuhan dan kerukunan bangsa, 40 Tokoh Muslim Indonesia pada tahun 2012 di Jakarta mendeklarasikan Gerakan Islam Cinta (GIC).

Islam Saya Islam Cinta

Kita perlu mengisi ruang kosong nurani kemanusiaan kita dengan ajaran-ajaran agama yang mengajarkan kebaikan, mengkampanyekan kasih sayang. Ayolah, jangan sampai amarah dan kebencian menggerogoti hidup kita. Dalam petuah Gus Dur, Islamku, Islam anda, Islam kita: Islam cinta.

Berserulah,