© 2019  GIC
 

"Kita sering mendengar nama-nama Imam Mazhab dan karya-karyanya yang mengagumkan, tapi jarang mengetahui kisah hidupnya yang keren dan dahsyat. Di dalam buku ini, kita akan mengetahui betapa banyak kisah teladan dari mereka yang bisa kita terapkan dalam kehidupan seheri-hari."

-Ayi Yunus, Pendiri YIPC

"Buku ini menyadarkan kita, perbedaan itu indah saat kita saling memahami dan menghargai."
-Shintya Rahmi Utami, General Manager of Global Peace Foundation Indonesia
"Buku ini sangat penting dibaca, utamanya oleh generasi milenial yang ingin mengetahui konsep demokrasi dan musyawarah ala Resulullah Saw."
-Zulfan Taufik, Direktur Eksekutif
Youth Studies Institute

"Jangan kau tanyakan, mengapa Kau membacanya sambil meneteskan air mata dengan persan bercampur aduk yang bermuara pada satu titik: bahagia menjadi Rahmat semesta. Jangan kau tanyakan. Temukan saja jawabannya di buku ini, yang ditulis dengan sepenuh riang tentang beragama dengan cara yang asyik."

-Kang Maman, Penulis & Sahabat Literasi

"Benarkah pernikahan adalah satu-satunya cara untuk bahagia? Bukankah kebahagiaan tergantung pada bagaimana kita menerima dan bersyukur atas karunia Allah? Jika Tuhan menciptakan segala sessuata berpasangan dengan penderitaan? Apakah pernikahan berpasangan dengan perceraian? Apa arti pasangan? Buku "Nikah Bikin Happy, Kisah Best Couple Zaman Nabi" ini bisa kita jadikan rujukan untuk menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam pernikahan. Selamat membaca dan menempuh kehidupan yang lebih baik."

-Candra Malik, Budayawan

"Sudah saatnya generasi muda menggerakkan jemarinya untuk menebarkan kedamaian di medsos, meneduhkan kembali negeri yang panas dibakar bénit-benih benci. Buku ini menjadi penggerak bagi para milenial yang merindukan kesejukan di alam maya."

-Hani Samantha, Peneliti Muda

PPIM UIN Jakarta & Pegiat Sosial Media

"Di tengah masyarakat yang banyak memaknai hijrah dengan berat, sempit, dan menakutkan, tulisan Adzka & Azky memberikan sudut pandang baru karena menunjukkan betapa hijrah sebenarnya bisa dimaknai menjadi sesuatu yang indah dan tidak rumit."

-Agus Mulyadi, Penulis dan Pemimpin Redaksi Mojok.co

"Percaya terhadap hari kiamat merupakan aspek penting dalam keimanan Muslim. Untuk menyingkap kiamat, muncul beragam tafsir. Buku ini hadir sebagai alternatif nutuk memahami hadis-hadis ahir zaman dengan bijak dan disajikan dengan bahasa yang lugas. Sangat cocok untuk generasi milenial."

-Abdallah, Peneliti PPIM UIN Jakarta

"Toleransi sering dianggap nilai yang diimpor dari luar sana. Dengan mengangkat beberapa sosok ulama dan tokoh bangsa, penulis membuktikan bahwa toleransi merupakan DNA-nya ajaran Islam yang telah diteladankan dalam tradisi dan sejarah Islam."

-Irfan Amalee, Pendiri PeaceGeneration

"Saya yakin buku ini dapat menambah rujukan yang menunjukkan bahwa Islam mampu menyediakan jawaban terhadap krisis kemanusiaan kita dewasa ini." 

-Azyumardi Azra, Cendekiawan Muslim

"Jihad merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam, namun paling sering mengalami salah tafsir dan salah faham. Seringkali disalahgunakan untuk tujuan kekerasan dan terorisme. Padahal pada hakikatnya, jihad adalah ajaran mulia. Saatnya kita kembalikan makna jihad pada maknanya yang hakiki untuk tujuan kemuliaan Islam, perdamaian dan kemanusiaan sebagaimana dituntunkan oleh Nabi Muhammad Saw. Buku ini telah berupaya memberikan penjelasan kearah tersebut. Layak untuk dibaca oleh khalayak, terutama generasi muda." 

-Muhammad Abdullah Darraz, Direktur Eksekutif Maarif Institute

"Milenial yang menjalani hidup dengan-Nya, pastilah segala ucapan dan perbuatannya bersumber dari cinta-Nya. Buku ini mengajarkan kepada kita cinta-Nya. Sudah selayaknya kita luangkan waktu untuk menikmatinya.

-Ust. Husin Nabil, Penulis Buku Islam Cinta, Muara Cinta; Menyiapkan Hati Menerima Pancaran Cinta-Nya.

"Krisis cinta direspon dengan puisi? Wow, saya membacanya sambil senyum, mengernyit alis, salu merenung. Kesenian memang salah satu cara efektif untuk membendung arus radikalisme dan ekstrimisme yang semakin deras saat ini, jadi buku puisi Silmi ini bagus sekali untuk dibaca. Puisi-puisi Silmi juga banyak yang kayak dijadikan musikalisasi puisi.

-M. Berkah Gamulya, Simponi Band & Singer in Danger

"Kisah sufi selalu menarik karena menyajikan kehidupan lebih lengkap. Di situ ada pikiran, perasaan, sikap dan imajinasi. Kita tidak hanya terhibur tetapi tersadar karenanya." 

-Mujiburrahman, Rektor UIN Antasari Banjarmasin; Penulis Buku "Humor Perempuan & Sufi"

"Meyakini agama yang kita anut itu perlu untuk menghiasi kepribadian yang baik, mulia dan menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan. Titik kemanusiaan inilah berkorelasi dengan cita-cita berbangsa sebagai masyarakat madani untuk setia pada negara-bangsa. Buku ini penting sebagai titik temu pemikiran kita terhadap dua kondis yang kerap dipertentangkan." 

-Dirga Maulana, Peneliti PPIM UIN Jakarta

"Islam itu agama damai. Dan damai itu bisa diraih jika ada cinta. Cinta itu memberi dan menerima. Maka memohon limpahan cinta kepada-Nya itu doa utama. Buku ini memandu pembaca ke arah tersebut." 

-Iip D. Yahya, Pemimpin Redaksi nujabar.co.id

Anisa adalah gadis milenial yang selama ini aktif mempromosikan perdamaian. Melalui buku ini, ia mengarak para perempuan milenial untuk "berani" melakukan jihad dilingkungannya agar tercipta kehidupan yang aman dan damai. Penulis juga menunjukkan perna strategis perempuan dalam membangun toleransı perdamaian, bak dilingkungan Keluarga, komunitas dan negara. Dengan tutur bahasa khas milenial, dan desain kreatif membuat buku ini sangat asyik untuk dibaca. Girls, ayo kita baca, dan sebarluaskan pesan jihad damai dalam buku ini."

 

-Wiwin Siti Aminah Rohmawati, Aktivis perempuan, pendiri Srikandi Lintas Iman dan peneliti Pusat Studi Islam Asia Tenggara (ISAIs), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

"Buku Hidup Sehat ala Milenial  karya Kak Firda Bilma Assyfa Fauziah ini sanat gue banget!, istilahnya kids  zaman now. Dengan paparan yang cukup sederhana namun sangat jelas, serta contoh-contoh keteladanan Rasulullah dalam menjaga kesehatan beliau, buku ini patut dibaca oleh semua generasi milenial!

-Kak Seto Mulyadi, Ketua LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia)

"Buku Fikih Milenial ini menyajikan tema-tema yang penting dalam Islam. Fikih sebagai living values sehari-hari, oleh Mas Ayi Yunus, dilemmas secara segar, ringan, namun tanpa kehilangan bobot substansi. Dengan memahami dunia milenial, Mas Ayi Yunus berhasil menulis buku ini sebagai kompas moral bagi generasi milenial di tengah kompleksitas kehidupan manusia modern. Uraian-uraian di dalam buku ini hadir untuk memberikan kepastian di tengah situasi "moral panic" dan ambiguitas yang dialami generasi muslim milenial. Dengan membaca buku ini, generasi muslim milenial akan mampu mengamankan iman, dan sekaligus mampu bersikap bijaksana dan terbuka dalam meşihat dunda yang penuh perbedaan."  

-Muhammad Said, Peneliti Pusat Studi Islam Asia Tenggara (ISAIs) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Cover Apalagi Islam.jpg

"Cinta adalah prinsipku. Demikian wasiat Nabi Saw yang merupakan inti ajaran Islam. Pengemasan buku karya Husein Ja'far Al Hadar rupanya menjiwai wasiat ini, yang menjadikannya penting untuk dibaca."

-Nurul H. Maarif, Penulis buku serial Islam Cinta "Islam Mengasihi, Bukan Membenci"

"Buku ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas anugerah usia dengan cara bermuhasabah dan berbuat kebaikan dan kedamaian kepada sesama manusia"

-Gus Ainul Haq, Pimpinan Pesantren Modern Daarul Muttaqien, Cadas - Tangerang